RSS

Bahasa Jambi di dalam Kehidupan Mahasiswa Jambi

12 Apr

“Apolah tadi kato Bapak tu tentang tugas yang kito kumpulkan tadi?”.
“Payolah jok kito cari Ibuknyo sekarang, kagek balek pulak Ibuk ko”.
“Pak, iko tugas sayo, kemarin sayo lupo ngumpulinnyo”.

Kalimat-kalimat di atas hanyalah sebagian kecil dari ribuan kata-kata yang sering diucapkan para mahasiswa di kampusnya masing-masing, di daerah Jambi tentunya. Seperti kata pepatah, “ dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”. Jadi jelas bukan hal yang aneh lagi kalau di daerah Jambi bahasa yang digunakan pastilah bahasa Jambi.

Tapi anehkah jika bahasa daerah ini ternyata juga sangat akrab di dalam kehidupan kampus. Para mahasiswa yang sering kita lihat di acara-acara perlombaan, di acara-acara debat, di seminar-seminar, ataupun yang sering ada di televisi bak seorang artis yang dengan lantangnya berorasi dengan berapi-api dalam demo-demo yang sering terjadi menggunakan bahasa indonesia yang sangat memukau pun ternyata tak sepenuhnya berbahasa formal (bahasa indonesia) di dalam pergaulan di kampus, baik untuk berkomunikasi dengan teman-temannya ataupun para dosennya.

Para mahasiswa Jambi yang sudah dianggap memiliki pemikiran yang lebih modern dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya yang tidak mencicipi kehidupan kampus; yang di depan semua orang mampu menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar; yang bahkan banyak yang sudah mampu berkomunikasi dengan bahasa asing, misalnya bahasa inggris atau bahasa korea, pun ternyata dalam kehidupan sehari-harinya tak juga dapat lepas dari bahasa daerahnya, bahasa Jambi.

Bukan masalah sebenarnya dengan semua fakta ini, karena kalau bukan kita sendiri yang merupakan masyarakat yang berdomisili di daerah Jambi ini yang membudayakan bahasa Jambi, terus mau siapa lagi???. Terlebih lagi untuk para mahasiswa, yang dapat dengan mudah memperkenalkan budaya daerah Jambi ke daerah-daerah lain, jadi bukan hal yang merugikan untuk kita semua jika di dalam kehidupan mahasiswa Jambi, bahasa Jambi bukanlah bahasa yang asing. Tentu saja selama hal-hal tersebut tidak menjadi hal yang dapat mengganggu komunikasi antarmahasiswa ataupun mahasiswa dan dosen.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: